Home / Berita Umum / Gelapkan Uang Nasabah Lewat Koperasi Simpan Pinjam, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Gelapkan Uang Nasabah Lewat Koperasi Simpan Pinjam, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Gelapkan Uang Nasabah Lewat Koperasi Simpan Pinjam, Kerugian Capai Rp 4 Miliar – Seseorang wanita, Ari Puspitasari (37), masyarakat Talun, Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, diamankan Reskrim Polres Magelang di Banjarnegara. Ia diamankan sebab mengumpulkan dana dari penduduk serta menggelapkannya lewat koperasi taruh pinjam. Kerugian sampai Rp 4 miliar.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menjelaskan terduga sudah sempat buron saat 9 bulan serta bersembunyi di Banjarnegara. terduga menjadi Ketua Koperasi Taruh Pinjam (KSP) Wahyu Arta Kusuma yang beralamat di Ruko Blabak Square No 32, Kecamatan Mungkid.

Pengungkapan ini atas laporan korban, Pudjianto (54), masyarakat Pucungrejo, Muntilan, yang dikerjakan pada Agustus 2018. Terduga lakukan penghimpunan uang dari nasabahnya semenjak tahun 2017.

“Kami mengamankan seseorang wanita atas nama AP menjadi Ketua KSP Wahyu Arta Kusuma yang beralamat di Ruko Blabak Square No 32 Kecamatan Mungkid. Yang dikerjakan terduga lakukan penghimpunan uang dari beberapa nasabah, lalu tiada seizin (nasabah) untuk itu digelapkan. Nilainya lumayan besar hampir Rp 2 miliar, Rp 1,8 miliar ini dari satu nasabah saja,” kata Yudi waktu pertemuan wartawan di Mapolres Magelang, Jumat (15/2/2019).

“Berdasar pada hasil kontrol dan laporan yang menyusul ada kembali kerugian sampai seputar Rp 4 miliar. Yang berkaitan telah kami amankan serta mengaku tindakannya,” tuturnya.

Mengenai modus terduga, kata Yudi, tawarkan pada beberapa nasabah untuk menaruh uang dengan imbalan bunga yang melewati dari bank biasanya.

Berdasar pada hasil kontrol, uang yang terhimpun dari nasabah itu dipakai untuk kebutuhan pribadi terduga. Karena itu, beberapa korban baru tahu waktu akan ambil uangnya tidak ada serta sekarang ini KSP itu sudah bubar.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Bayu Puji Hariyanto memberikan, terduga sudah jadi buronan saat 9 bulan. Terduga ini sukses diamankan di Klampok Banjarnegara dalam pelarian ke arah Jakarta bersama dengan seseorang pria.

Uang yang terkumpul dari nasabah itu, katanya, dipakai untuk membayar hutang-hutangnya.

Pihaknya pun menyarankan pada beberapa korban yang lain untuk memberikan laporan masalah yang dirasakannya itu ke Polres Magelang.

Sedang, terduga Ari Puspitasari waktu di tanya wartawan berkaitan masalah yang menjeratnya malas memberi info. Bahkan juga, waktu diberi pertanyaan, terduga masih diam.

“Untuk intimidasi hukuman penjara 5 tahun, sangat lama 15 tahun, denda dari Rp10 miliar sampai Rp200 miliar,” pungkas Kapolres.

About admin