Home / Berita Umum / Jokowi Grogi Saat Di Tanya Tampang Boyolali

Jokowi Grogi Saat Di Tanya Tampang Boyolali

Jokowi Grogi Saat Di Tanya Tampang Boyolali – Canda beri warna pertemuan Presiden Joko Widodo dengan kades serta pendamping desa di Jawa Tengah. Jokowi sampai tidak berhasil konsentrasi saat ada peserta yg menyebutkan tampang Boyolali.

Pertemuan itu ada di gedung Merapi PRPP Semarang. Sesudah memberikan sarasehan bab dana desa, dia menanyakan terhadap kades serta pendamping desa yg ada bab susah mengatur dana desa. Nyatanya pertanyaannya tidak bersambut, tidak ada yg menjawab.

Jokowi lalu memohon 2 orang perwakilan dari Boyolali untuk maju serta ditunjuk dengan cara acak. Majulah Sugeng, Kepala desa Potronayan serta Wulandri seseorang pendamping desa di Boyolali.

” Sisi kiri Boyolali, kanan Boyolali, ini (menunjuk diri) pun Boyolali, ” kata Jokowi diterima tepok tangan, Kamis (22/11/2018) .

Lalu Jokowi mengulangi kembali pertanyaan serta baru Sugeng menyatakan susah pengaturan yakni pada laporan pertanggungjawaban. Dia tidak dapat wujudkan perintah Jokowi mau membuat laporan 2 lembar saja sebab sesungguhnya mesti berlembar-lembar sebab sama dengan peraturan undang-undang.

Berpindah ke Wulandari, wanita itu sudah sempat bersendau sebekum Jokowi menanyakan sebab dia ingin berswafoto bersama-sama Presiden. Wulandari menyebutkan dianya tampang Boyolali serta bikin gugup Jokowi.

” Ini tampang Boyolali, ” kata Wulandari diterima tawa Jokowi serta hadirin.

” Hehehe. . . saya jadi lupa ingin bertanya apakah, ” jawab Jokowi.

Presiden lalu menanyakan perihal sama serta Wulandari pun menjawab hal sama dengan Sugeng. Susah tulisan laporan pertanggungjawaban sebab dana desa dimanfaatkan untuk banyak pekerjaan.

” Laporan banyak sebab dibikin kesibukan kecil, jadi laporan banyak, ” tuturnya.

Berkenaan ribernya laporan pertanggungjawaban, Jokowi punyai ide untuk lakukan revisi undang-undang berkenaan laporan pertanggungjawaban keuangan biar tidak panjang tetapi tetap dapat dipertanggungjawabkan.

” Pokoknya gini, kita ingin menyederhanakan semua, tidak cuma LPJ, ini meruwetkan, laporannya betumpuk, namun saya tidak jelas manfaatnya untuk apakah. Laporan lumayan sederhana dapat diatur, ” kata Jokowi.

About admin