Home / Berita Bola / Juergen Klopp Terpancing Pertanyaan Jurnalis Usai Timnya Kalah

Juergen Klopp Terpancing Pertanyaan Jurnalis Usai Timnya Kalah

Juergen Klopp Terpancing Pertanyaan Jurnalis Usai Timnya Kalah – Eksekutif Liverpool Juergen Klopp dongkol dengan pertanyaan dari jurnalis yang mewawancarainya habis kekalahan mutlak atas Manchester City. Interview itu juga trending.

Klopp waktu itu diwawancara oleh Geoff Shreeves dari Sky Sports, habis Liverpool kalah 0-4 di kandang Man City. Itu yaitu pertandingan pertama sang Merah habis meyakinkan titel juara Liga Inggris.

Interview habis pertandingan ini pun berubah menjadi trending lantaran Klopp gak sembunyikan rasa kesalnya atas beberapa pertanyaan dari Shreeves habis kompetisi itu.

Geoff Shreeves [GS]: Sebelum kompetisi Anda menyebutkan, ‘kami udah menyediakan sebaik baiknya, hingga pertandingan mulai kami tak akan tahu bagaimana hasilnya’, habis pertandingan bagaimana menurut Anda keadaannya?

Juergen Klopp [JK]: Saya berpikir saya memahami pertanyaan Anda, yang tujuannya Anda tak meyakini berapa besar arti pertandingan ini untuk kami. Atau berapa besar… – apakah yang Anda niat dengan pertanyaan itu?

GS: Pra-pertandingan…

JK: Saya kenal, saya kenal…

GS: ‘Kita semua yaitu manusia…’

JK: Pas, namun saya memaknainya berkaitan sikap. ‘Apakah permainan itu penting untuk kami, bagaimana hasilnya?’ Serta saya menyaksikan sikap cemerlang, saya menyaksikan beberapa anak bertarung maksimal.

Kami tak berperilaku seperti satu orang sebagai juara 1 minggu waktu lalu. Jadi, itu tak penting. Seluruhnya baik. Kami kurang cair, itu yang yakin, serta dalam sejumlah kondisi – kondisi 50/50 – mereka makin gesit dari kami.

Itulah yang mereka pakai, kemudian lapangan dalam sekejap bertambah besar. Menjadi gol pertama kami bikin Joe [Gomez] sendirian, jadi seperti lima menit sendirian dalam adu dengan [Raheem] Sterling walaupun sebenarnya harusnya ada pemain ke dua.

Saya berpikir sebelum gol ke dua kami kehilangan bola, atau barangkali di gol ke-tiga, yang tak rasional, namun dapat berlangsung menentang City kemudian Anda punya persoalan besar.

Mereka mengoptimalkan kesempatan mereka – tak semua, namun banyak – serta kami tak mengerjakannya. Jadi City 100% memang layak menang ini hari, namun score 5-3 atau suatu begitu pun barangkali berlangsung.

Itu benar-benar tak bikin seluruhnya menjadi lebih baik. Namun hasilnya 4-0 serta kami mesti menerimanya. Serta kami mengerjakannya. Serta hanya itu.

GS: Waktu score masih 0-0, apa Anda sendiri terasa miliki kesempatan menjanjikan?

JK: Anda ajukan pertanyaan terhadap saya? Kenapa Anda ajukan pertanyaan terhadap saya apa kami punya kesempatan yang pantas?

GS: Apa Anda berpikir Anda punya kesempatan yang pantas?

JK: Kami miliki kejadian itu, namun Anda terlihat menyaksikan kompetisi yang sungguh-sungguh tenang. Kenapa Anda ajukan pertanyaan terhadap saya apa kami punya kesempatan yang pantas? Pertanyaan ini tak rasional.

Kami punya kesempatan yang pantas, jadi tanyalah terhadap saya bab itu. Jadi kami miliki kesempatan. Sadio Mane berada pada dalam kotak. Memang betul kami tak dapat mengoptimalkannya.

Barangkali kami masih kurang tepat di masa-masa itu, namun kami miliki kejadian bisa jadi membuat gol, namun nyata-nyatanya tak.

Tersebut kondisi dengan Ederson, itu kejadian bagus untuk kami, penjaga gawang udah keluar serta ambil dampak serta untung pada keadaan itu. Jadi barangkali kami udah miliki kondisi sejenis itu, walau memang sedikit. Serta dalam sepakbola apabila Anda tak membuat gol (tak akan dikenang).

Pastinya sukar buat menguraikan peluang-peluang ini lantaran keseluruhan orang kelihatan langsung melupakannya, bahkan juga saya pun melupakannya, namun seperti itulah keadaannya.

Namun semua baik-baik saja, itu tidak benar. Itu bukan hasil yang kami mau. Saya mau menyaksikan sikap yang pas serta saya udah memandangnya, jadi ini bukanlah persoalan. Kami mesti terima hasilnya.

GS: Apa Anda mesti menaruhnya ke suatu sudut pandang, kenyataan kalau, sama hal yang kita sebut sebelum kompetisi, kalau Anda menyaksikan perihal yang Anda mau namun Anda baru-baru ini jadi pemenang gelar. Apa Anda mesti menempatkan sudut pandang itu betul-betul?

JK: Maaf?

GS: Apa Anda mesti menaruhnya ke suatu sudut pandang?

JK: Apa mempunyai arti itu? Saya saat ini betul-betul tak memahami bahasa Inggris, maaf. Apa mempunyai arti itu? Apa kami mesti…

GS: Berkaitan sudut pandang, Anda baru-baru ini jadi pemenang gelar, Anda sendiri yang menyebutkan kalau musuh makin gesit di ruangan tersendiri sendiri. Anda makin bahagia dengan pemain Anda ini malam…

JK: Apabila Anda mau bikin sisi pandang kalau kami tak konsentrasi di pertandingan barusan, silahkan melakukannya. Udah kedua kalinya Anda ajukan pertanyaan bab sikap.

Saya menyenangi klub saya… Saya menyebutkan itu serta saya berpikir itu udah jelas. Serta Anda kembali, saya berpikir kami udah tunjukkan utamanya kalau City yaitu klub yang sukar diakui.

Jadi, tidakkah membahagiakan kalau di liga ini ada klub lain yang bisa berubah menjadi juara bahkan juga disaat City tampil serta mainkan sepakbola begitu, yang mana ini pun sebagai surprise.

panduan daftar maxbet
GS: Saya hampir datang pada pertanyaan, apa Anda mesti berikan animo pada berapa bagus City main ini malam?

JK: Barangkali saya lupa itu. Saya udah mengemukakannya, saya udah mengemukakannya. Saya sungguh-sungguh berikan animo.

cara bermain judi bola
Ngomong-ngomong saya senantiasa melaksanakan itu lantaran mereka memang menakjubkan. Saya menyaksikan musim City serta saya tidak sempat menyaksikan mereka main tidak baik.

Jujur, bahkan juga disaat mereka kalah, tetap juga mereka masih mainkan sepakbola yang benar-benar baik. Namun, kelanjutannnya, keadaannya begini.

GS: Terima kasih Jurgen.

JK: Saling.

About penulis77