Home / Berita Umum / KPK Sebut Sofyan Basir Terima Suap Dari Johanes Budisutrisno Kotjo

KPK Sebut Sofyan Basir Terima Suap Dari Johanes Budisutrisno Kotjo

KPK Sebut Sofyan Basir Terima Suap Dari Johanes Budisutrisno Kotjo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil keputusan Direktur Khusus PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir jadi terduga perkara suap PLTU Riau-1. Sofyan dikira beberap kali mengerjakan pertemuan buat membicarakan project PLTU Riau 1.

Dalam sejumlah pertemuan dengan Sofyan Basir dikunjungi oleh eks Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih serta pemegang saham Blackgold Wajar Sumber Limited Johanes Budisutrisno Kotjo.

” S/d Juni 2018 dikira berlangsung beberapa pertemuan yg dikunjungi sejumlah atau semua pihak, ialah SFB (Sofyan Basir) , Eni Saragih serta Johanes Kotjo dan pihak beda di beberapa tempat, seperti Hotel, Restoran, Kantor PLN serta rumah SFB, ” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/4) .

Ia mengemukakan, Sofyan dengan cara langsung menunjuk Johanes Kotjo buat menyelesaikan PLTU Riau-1. Menurut dia, Sofyan terima hadiah atau janji sesuai sama eks Sekjen Golkar Idrus Marham serta Eni Saragih.

” SFB (Sofyan Basir) dikira terima janji dengan dapatkan sisi yg sama besar dengan jatah Eni Maulani Saragih serta Idrus Marham, ” kata Saut.

Akan tetapi Saut gak menyampaikan berapakah besaran uang suap yg di terima oleh Sofyan Basir. Menurut gugatan, Eni Saragih dimaksud terima suap Rp 4, 7 miliar dari pebisnis Johanes Budisutrisno Kotjo. Dan Idrus dimaksud terima suap Rp 2 miliar.

Atas tindak pidana yg dikira di lakukannya, Sofyan disangkakan melanggar Clausal 12 huruf a atau Clausal 12 huruf b atau Clausal 11 UU nomer 31 tahun 1999 sama seperti udah di ubah dengan UU nomer 20 tahun 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Clausal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Clausal 56 Ayat (2) KUHP Juncto Clausal 64 Ayat (1) KUHP.

About admin