Home / Berita Umum / Perlintasan Kereta Di Indramayu Itu Tidak Resmi

Perlintasan Kereta Di Indramayu Itu Tidak Resmi

Perlintasan Kereta Di Indramayu Itu Tidak Resmi – Kecelakaan mobil dengan kereta api yang tewaskan 8 orang di Indramayu berlangsung di perlintasan kereta yang tidak sah, tidak berpalang serta tiada penjagaan petugas. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengharap supaya pemerintah ditempat serta faksi berkenaan lekas melaksanakan penutupan.

“Kami pun mengharapkan supaya pemerintah pusat atau pemda dan faksi berkenaan yang lain untuk ikut serta jalankan instruksi UU 23 tahun 2007 dengan melaksanakan penutupan pada beberapa perlintasan tidak dijaga,” tutur Humas Daop 3 Cirebon, Kuswardoyo Bhiworo, dalam infonya, Sabtu (29/6/2019).

Kuswardoyo pun menghimbau supaya kecelakaan maut ini jadi pelajaran untuk pengendara, terutama yang lewat di perlintasan kereta yang tidak sah. Yakinkan lewat waktu situasi udah sungguh-sungguh aman. Kesiagaan mesti dinaikkan.

“Kami mengharapkan supaya warga yang lewat di perlintasan sebidang untuk berhenti sesaat, yakinkan kanan kiri aman baru lewat. Semua pemakai jalan mesti menitikberatkan serta mengedepankan perjalanan KA,” katanya.

Disamping itu, VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edy Kuswoyo memberikan ada 217 perlintasan di lokasi Daop 3 Cirebon. Ada 192 perlintasan sebidang. Disamping itu, ada 25 perlintasan tidak sebidang, ialah 8 flyover serta 17 underpass.

“Perlintasan sebidang sah ada 81, perlintasan tidak sah ada 111,” tutur Edy.

Moment ini berlangsung di Km 143+1 di antara Stasiun Haurgelis sampai Cilegeh pada Sabtu (29/6) jam 15.15 WIB. Mobil Daihatsu Terios nopol E 1826 RA berperan kecelakaan dengan KA 144 Jayabaya rekan Stasiun Pasar Senen-Malang waktu lewat di perlintasan kereta. Perlintasan ini didapati tidak sah serta tidak punyai palang pintu.

About penulis77