Home / Berita Umum / Seorang Pecatan Polri Di Tangkap Polisi Karena Menganiaya Istri Serta 2 Anaknya

Seorang Pecatan Polri Di Tangkap Polisi Karena Menganiaya Istri Serta 2 Anaknya

Seorang Pecatan Polri Di Tangkap Polisi Karena Menganiaya Istri Serta 2 Anaknya – Yusmin Kamarullah (37), seseorang pecatan Polri, yang tinggal di Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, saat ini meringkuk di penjara. Dia disangka menganiaya istri sahnya, Anika Mustari. Bukan sekedar Anika, 2 anaknya yang punya maksud melerai, juga disangka jadi pelampiasan emosinya.

Info didapat, Yusmin diringkus Senin (6/2) sore tempo hari, sesudah anaknya sendiri, Radiatuzzahrah, memberikan laporan dia ke Polsekta Samarinda Ilir, Minggu (5/2) kemarin.

Singkat narasi, waktu itu sekira jam 10. 00 Wita, Radiatuzzahrah, mendengar ke-2 orangtuanya berkelahi. Yang mengagetkan, muka Anika tampak dipukuli Yusmin sampai lebam.

Radiatuzzahrah yang punya maksud melerai pertikaian itu, jadi balik dimarahi Yusmin. Bahkan juga tidak sebatas geram. Yusmin juga melayang-layangkan pukulan ke dada Radiatuzzahrah serta kepala, sampai memar.

Tidak terima, Radiatuzzahrah, melapor ke Polsekta Samarinda Ilir. Mujur, ibu kandungnya, Anika Mustari, lolos dari amukan suaminya yang memanglah sering geram tidak terang itu. Anika juga meninggalkan tempat tinggal.

Hingga Senin (5/2) sore tempo hari, Radiatuzzahrah, keluarga serta tetangganya, pernah tidak berani pulang ke tempat tinggalnya. Mereka cemas, Yusmin jadi bertambah geram sesudah dia paham dilaporkan ke kepolisian. Pada akhirnya, didampingi petugas, mereka membulatkan tekad pulang walau cuma ambil baju.

Pencarian kepolisian berbuah hasil. Dengan bekal info anak korban sekalian saksi, Yusmin yang berperawakan besar itu, berhasil diringkus Senin (5/2) sore tempo hari oleh kepolisian.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto, membetulkan momen itu. Dia meyakinkan, penyidik selalu mengolah laporan. ” Ya benar, kita telah amankan (Yusmin) tempo hari sore. Karna anaknya aktor memberikan laporan, sistem tetaplah berlanjut ya, ” ungkap Purwanto, didapati merdeka. com di kantornya, Jalan B

Yusmin saat ini meringkuk di penjara Polsekta Samarinda Ilir. Dia dijerat dengan Undang-undang No 23 Th. 2004 Mengenai Penghilangan Kekerasan Dalam Tempat tinggal Tangga.

About admin